mancing di bagan tanjung pasir (bagan Tanjung pasir)

berbagi rasa buat para “baganers”(pemancing bagan), mancing dibagan tanjung pasir tangerang…


lokasi:  bagan timur tanjung pasir

teknik: dasaran

umpan: udang hidup, kalau bisa bawa otrek(soalnya da kembung ma selarnya jg)

hasil yg pernah didapat:

-kuping gajah (gebel)

-jenaha(tanda2)1/2-2kg

-kerapu 1/2-2kg

-sembilang karang 1/2kg

-kue 1/2-2kg

-sembilang 1-5kg

-kembung

-selar

dokumentasi:

bagan tanjung pasir (hasil)

bagan tanjung pasir (hasil)

bagan tanjung pasir (hasil)

ikan gebel bagan tanjung pasir

kejutan :

**kadang2 ada kue rambe, kakap putih, alu2(barakuda kecil)

info lokasi yang punya bagan:

dekat PELELANGAN IKAN TANJUNG PASIR ada PERTAMINA lalu masuk aja,

karena rumah’a ada di samping pengisian pertamina disebelahnya ada warung nasi…

bagan pemancingan pak sule, tetapi karena pak sule sudah pensiun,

2 anaknya akan sigap mengantar anda, bang hasan & bang asep gorbacep!!! ^_^

sebelum mancing telpon dulu karena bagan’a rame yg pancing(maklum bagan seleb..hehe)

no hp: 085 8899 8155 atau 021-989 684 57     –> bang hasan

**jika sedang beruntung

mancing dipulau seribu via tanjung pasir

Mancing dengan nelayan tanjung pasir

Awalnya tgl 17 september 2010 malam Pak SUGITO main kerumah dan bertanya besok libur pak PIL? “kedatangan  pak SUGITO langsung mengingatkan kami bahwa 1 bulan kami tak mancing karena puasa” ya pak besok libur, tp teringat besok kerja bakti di lingkungan pak. pada tanggal 18 september 2010, kami tak ada rencana untuk melakukan kegiatan apapun, malam itu kami berkumpul dirumah PAK TONO. berkumpul membicarakan tentang hal yang sedang terjadi diwilayah, karena kami adalah pengurus RW diwilayah kami. sambil terdengar selentingan dari penasehat mancing kami yaitu BAPAK SUGITO yang menyindir soal mancing, lalu disambut PAK TONO yang dengan ciri khasnya menyentil dengan kata2 manis tapi menusuk jiwa petualang kami. hehe

tidak sadar kami pun berganti topik dari lingkungan ke laut… hehe panjang lebar membicarakan soal mancing. akhirnya kami pun merencanakan untuk pelesiran esok hari. seperti tanda alam PAK TONO pun menghubungi BANG HASAN nelayan tanjung pasir tangerang yang menyewakan perahu nya yang berwarna “kuning”(kata PAK TONO) eh salah merah bernama HIDAYAH. tanjung pasir tidak jauh dari tempat kami hanya berjarak <>30 km atau sekitar 45 menit perjalanan. setalah deal kami pun pulang,  istirahat menyiapkan tenaga untuk berjuang esok hari. tetapi fikiran tak menentu bayangan air laut sudah terlanjur membanjiri fikiran ini…

keEsokan harinya, kami bangun sebelum mata hari menampakkan batang hidung’a! kami menyiapkan segala sesuatunya, dengan dibantu dengan para isteri2 kami yang walaupun sedikit kesal karena suami’a saat hari libur tak pernah dirumah. tapi inilah isteri2 calon surga karena tak pernah melarang suaminya mancing. he! kami pun berkumpul untuk bergegas ketempat “kapal kuning”(kata PAK TONO) berada.

50 mnt kemudian kami sampai ketempat “kapal kuning” agak telat 5 menit karena kami membeli umpan udang. sesampainya disana kami disambut dengan wangi nasi uduk dan beberapa teman2nya seperti telor sambel dan semur jengkol. haha! 10 menit kemudian kami berangkat menggunakan “perahu kuning” dan sebelum menuju spot di pulau bokor kami membeli Rebon untuk mengundang ikan pada saat kami memancing.

akhirnya setelah penantian yg sangat panjang kami tiba dispot mancing! tak sabar kami jangkar pun belum turun pancing sudah kami turunkan! di spot pertama kami mendapatkan hasil yg kurang maksimal ikan2 dasar berhasil kami angkat namun ukuran tak maksimal. kami berpindah ke spot yang kedua.. kami mendapatkan ikan kerapu “kata pak SUGITO: wah ini karang bang hasan coba geser ketengah sedikit”. kami bergeser ABK pun segera mengulur jangkar. kami berada 5 meter dari bagan jaring! PAK TONO mengeluarkan jampi2 nya.katanya sih belajar saat tinggal di madura yaitu “kecemplung buah hawerung, kacemplang buah hawerang” tak lama sesaat kemudian terjadi banyak sambaran. diawali oleh PAK TONO mendapat sambaran ikan besar namun pak tono tahu senarnya tak akan kuat menarik ikan besar. sehingga berbicara”wah putus nih2″ ternyata felling PAK TONO benar. senar pancingnya pun putus tak kuat menarik perlawan ikan! lalu berinisyatif mengganti senar yang lebih besar karena. jika banyak putus maka ikan akan kabur! tarikan pertama ikan kue rambe seberat 5kg berhasil kami naikkan! setelah itu teman2nya pun ngikut.  penuh deh box ikan kami. setelah agak sepi kami mampir ke karang besar, disana mendapkan tarikan yang sangat dashyat tetapi pada saat 2 mtr ikan telah terlihat senar putus1 mugnkin karena gigi ikan tersebut sangat tajam, karena kami tak menggunakan seling! saat sambaran kedua kami tak ingin putus kembali setelah berjuang beberapa waktu ikan talang pun naik ke box kami. karena waktu telah sore akhirnya kami pun pulang membawa ikan banyak dan membaginya kpd tetangga2 kami.

crew                 : -pak tono,-pak gito,-pak pil, bang hasan(nelayan)

 

dokumentasi:

tips dan trik dasar memancing dilaut

arihan vil

mancing

mancing adalah olahraga yang mementingkan kesabaran dan ketepatan dalam mencari ikan, tetapi bukan hanya itu faktor utamannya. banyak faktor lain juga yang mendukung seperti dibawah ini!

Tidak setiap pemancingan ikan di laut selalu berhasil dengan baik. Saat memancing ikan dilaut, faktor cuaca atau faktor alam sangat berpengaruh pada hasil tangkapan. Faktor cuaca biasanya tergantung dari bermacam faktor. ( di bute meuleun)
Faktor cuaca di atas permukaan laut

Matahari dan Bulan
Terik tidaknya matahari pada siang hari kadang mempengaruhi kegiatan ikan. Memancing yang baik adalah saat menjelang pagi atau subuh, dimana secara biologis ikan baru keluar dari tidurnya dan mencari makan. Diteruskan hingga siang hari teriknya matahari yang terus bersinar tanpa adanya mendung dan gelap.
Sedangkan di malam hari berpengaruh kepada ada atau tidaknya bulan. Pada malam hari memancing ikan yang baik adalah pada saat tidak ada bulan atau dengan kata lain pada saat tidak ada sinar. Karena air laut itu mengandung garam maka jika ada sinar bulan pada malam hari akan menyebabkan senar pancing yang ada di dalam air laut akan terlihat seperti menyala, itu diakibatkan karena adanya sinar atau cahaya dari atas permukaan air. Tetapi untuk memancing cumi-cumi atau udang lebih sering dilakukan pada malam hari justru disaat ada bulan adalah saat yang paling baik, karena hewan-hewan ini sangat tertarik kepada cahaya yang menyebabkan mereka mengumpul di permukaan laut disaat ada bulan. Itu sebabnya mengapa nelayan pada malam hari menggunakan lampu atau petromak untuk mencari ikan kecil, udang dan cumi-cumi.

Angin, Ombak dan Awan
Kecepatan angin juga mempengaruhi kegiatan ikan, karena besar tidaknya ombak adalah akibat dari tiupan angin. Dari tiupan angin akan mengakibatkan adanya ombak dan juga bisa berpengaruh kepada ada atau tidaknya awan. Jika memancing di tengah teluk yang curam disaat ombak besar ikan-ikan yang lebih kecil biasanya akan menuju ke teluk yang mengakibatkan ikan-ikan besar juga ikut ke dalam teluk untuk mencari mangsa.
Aliran angin juga tergantung dari cuaca dan musim. Jika mendung dan matahari terhalang atau redup, ikan laut juga biasanya akan berenang dan berada lebih kedalam air atau bahkan ke dasar laut. Disaat hujan atau musim hujan, ikan laut cenderung lebih sedikit karena salinitas air laut atau kadar garam pada air laut berkurang yang disebabkan oleh banyaknya air tawar yang terbuang ke permukaan laut juga ditambah oleh aliran muara sungai tempat air tawar terbuang ke tengah laut dan mengakibatkan ikan menuju ke tengah laut, ke dasar laut atau bersembunyi dikarang. Sedangkan jika hujan terjadi di tengah laut dan hanya sebentar apalagi ketika hujan baru reda kadang ikan akan bertambah lapar dan agresif.

Faktor Cuaca di dalam air laut

Suhu air laut
Suhu air laut sangat berpengaruh pada ikan, jika terlampau panas ikan akan lebih ke dalam laut atau ke tengah laut untuk mencari suhu yang lebih dingin, tetapi pada suhu yang agak tinggi ikan akan lebih agresif dalam mencari makan. Sedangkan jika suhu air laut terlampau dingin, ikan akan kurang dalam selera makan dan kurang begitu agresif. Suhu air laut daerah tropis berkisar antara 26 – 35 derajat celcius sedangkan pada daerah kutub bisa mendekati nol derajat celcius.

Arus air laut
Arus air dipengaruhi oleh keadaaan laut sekitarnya. Banyak kejadian pada saat situasi angin lemah, arus air bisa kencang atau pada saat angin kencang arus air dalam laut justru lemah. Jadi arus air tidak dipengaruhi oleh angin.
Jika arus air laut kencang dapat terlihat pada mancing dasar oleh miringnya senar pancing ketika timah pemberat umpan pancing dan mata kail sudah menyentuh dasar laut. Kadang mata kail dapat bergeser sangat jauh atau bahkan tidak dapat menyentuh dasar laut. Keadaan seperti ini dapat diatasi dengan memberi pemberat yang lebih besar. Seperti layaknya udara, air laut bergerak dari yang bersuhu dingin menuju ke suhu yang lebih hangat. Pada daerah pertemuan kedua arus inilah biasanya ikan banyak berkumpul.

Kejernihan air laut
Faktor kejernihan atau kekeruhan air laut juga patut diperhitungkan. Kadang kekeruhan air yang buruk atau banyaknya sampah dapat menyebabkan ikan berkurang. Saat yang lebih baik adalah pada keadaan laut sekitarnya bening dan berwarna biru terang dan matahari bersinar terik. Kadang perbedaan warna laut bisa diakibatkan oleh sinar matahari yang redup atau terhalang oleh mendung, hal ini dapat menyebabkan air laut terlihat keruh. http://id.wikipedia.org

silakan sobat baca mengenai info mancing di link berikut:

http://pemancing.com/category/mancing-laut
http://mancing-ikan-mas.blogspot.com/2009/05/tips-dan-trik-mancing-di-laut.html
http://www.pulauseribu.net/modules/news/article.php?storyid=922

Read more: BARALA Go Blog: Tips n Trik Memancing di Laut http://ddxrp.blogspot.com/2010/05/berbagi-wawasan-alakadarnya-buat-hobi.html#ixzz11usnnQ3M
Under Creative Commons License: Attribution

operator write: arihan vil